-

Pendidikan Profesi Guru dan Seluk Beluknya

Pendidikan Profesi Guru dan Seluk Beluknya
Guru merupakan salah satu profesi yang mulia dan memiliki peranan penting untuk mendidik siswa dengan baik. Salah satu cara yang bisa dilakukan agar tenaga pengajar memiliki kemampuan mengajar yang baik adalah dengan mengikuti pendidikan profesi guru (PPG). Apakah kamu sudah familiar dengan PPG? Kemungkinan besar para tenaga pengajar sudah nggak asing dengan hal tersebut lho. Nah, mengapa program PPG penting untuk pekerjaan guru? Yuk, ketahui informasinya lengkapnya di bawah ini. 

Apa Itu Pendidikan Profesi Guru? 

Masih banyak calon pendidik yang bingung dengan konsep PPG ini lho. Sebenarnya, apa sih PPG itu? Mengapa hal itu penting untuk para calon tenaga pendidik di Indonesia? Definisi dari PPG itu sendiri merupakan program pendidikan yang diperuntukkan untuk calon guru. Lebih tepatnya, PPG adalah program pendidikan yang dibuat untuk sarjana dengan tujuan untuk mempersiapkan mahasiswa agar kompeten menjadi guru di kedepannya. Melalui pendidikan ini, para calon guru bisa memiliki kompetensi dan profesionalisme yang tepat. Program PPG adalah salah satu upaya dari pemerintah yang digunakan untuk membentuk guru profesional agar tercapai tujuan pendidikan nasional lho. Maka dari itu, penting bagi guru untuk mengikuti program ini supaya mempunyai ilmu pendidikan yang mendalam. Diselenggarakannya PPG ini mengacu pada salah satu peraturan yang berlaku di Indonesia yaitu Undang-undang No. 14 Tahun 2005. Selain itu, pengertian dari PPG ini juga terdapat dalam Peraturan Pemerintah No. 74 Tahun 2008 lho. 

Manfaat Mengikuti PPG

Pendidikan Profesi Guru memiliki banyak manfaat yang bisa dirasakan oleh para calon pendidik di Indonesia lho. Seorang guru yang berhasil mengikuti program PPG akan mendapatkan beberapa manfaat, seperti: 
  • Peluang menjadi PNS terbuka lebar, setidaknya sudah 60% peluang tersebut bisa didapatkan
  • Mendapatkan keahlian khusus guru dan ilmu yang baru, sehingga kegiatan pembelajaran pun dapat dilakukan dengan lebih baik lagi
  • Program PPG mendorong guru untuk mendapatkan gelar dan kualifikasi baru yang untuk mendapatkan peluang karir yang lebih bagus
  • PPG membuka kesempatan bagi para guru untuk mengurus program sertifikasi yang dapat meningkatkan gaji dengan nominal yang cukup besar
Wah, ternyata ada banyak manfaat yang bisa Anda dapatkan jika mengikuti PPG ini, ya! Selain bermanfaat untuk guru tersebut, pihak sekolah juga turut merasakan manfaatnya. Pasalnya, guru yang kompeten akan memberikan pembelajaran yang lebih berkualitas.Maka dari itu, pihak sekolah harus turut mendukung para gurunya untuk mengikuti program PPG tersebut. Hal itu dapat dimulai dengan menyediakan pelatihan mandiri bagi para guru sebelum mengikuti PPG agar persiapannya jadi lebih baik. 

Tujuan PPG

Program Pendidikan Profesi Guru ini memiliki beberapa tujuan yang ingin dicapai. Menurut Permendiknas Nomor 8 Tahun 2009 Pasal 2, tujuannya adalah untuk: 
  • Menindaklanjuti hasil penilaian dengan melakukan pembimbingan dan pelatihan terhadap siswa.
  • Mampu menghasilkan para calon pendidik yang punya kompetensi baik saat merencanakan, melaksanakan, serta mengevaluasi pembelajaran untuk siswa
  • Melakukan penelitian dan mengembangkan profesionalitas guru secara berkelanjutan.
Berbagai tujuan tersebut dapat Anda dapatkan jika mengikuti program PPG ini lho. Nggak heran kalau banyak guru atau sekolah yang ingin mengikuti program untuk para calon berkompeten ini. 

Kualifikasi Akademik Calon Peserta Program PPG

Sebelum mengikuti program Pendidikan Profesi Guru, ada beberapa hal yang harus Anda ketahui sebagai syarat atau kualifikasi dari calon peserta. Salah satu syarat yang harus dipenuhi adalah kualifikasi akademik yang dimiliki. Penasaran dengan kualifikasi akademik dari calon peserta dari program PPG? Berikut ini beberapa kualifikasinya untuk Anda. 
  • S-1 Kependidikan yang sesuai dengan program PPG yang akan ditempuh.
  • S-1 Kependidikan yang serumpun dengan program PPG yang akan ditempuh dengan menempuh matrikulasi.
  • S-1 atau D-IV Non kependidikan yang sesuai dengan program PPG yang akan ditempuh dengan menempuh matrikulasi mata kuliah akademik di bidang kependidikan.
  • S-1 atau D-IV Non kependidikan serumpun dengan program PPG yang akan ditempuh dengan menempuh matrikulasi.
  • S-1 Psikologi bagi program PPG pada PAUD SD dengan menempuh matrikulasi.
Itulah beberapa kualifikasi pendidikan yang wajib dipenuhi jika Anda berminat untuk mengikuti program PPG. Jadi, pastikan Anda memenuhi syarat-syarat tersebut sebelum berniat untuk mengikuti PPG tersebut. 

Apa Saja Jenis Program PPG dan Berapa Biayanya?

Program Pendidikan Guru (PPG) terdiri atas beberapa jenis program lho. Masing-masing program memiliki kisaran biaya yang berbeda-beda. Lalu berapa sih sih kisaran harga untuk menempuh program PPG tersebut? Simak informasinya berikut ini. 

1. PPG dalam Jabatan

Program PPG dalam jabatan diperuntukkan untuk para guru yang sudah mengajar dalam waktu yang cukup lama. Semua guru dapat mengikuti PPG dalam jabatan lho. Baik guru yang sudah menyandang status PNS maupun honorer dapat mengikuti program ini. Terdapat beberapa syarat yang harus dipenuhi jika ingin mengikuti program PPG dalam jabatan ini. Yuk, simak apa saja syarat-syaratnya berikut ini. 
  • Peserta program ini adalah guru yang berada di lingkungan Kemendikbud dan belum punya sertifikat pendidik.
  • Peserta atau guru sudah terdaftar di Dapodik serta punya NUPTK.
  • Guru atau peserta sudah diangkat sebagai guru paling tidak pada akhir tahun  2015, yang sudah dibuktikan dengan SK Pengangkatan.
  • Guru atau peserta tersebut masih aktif mengajar, yang dibuktikan dengan SK pembagian dengan memiliki tugas mengajar dan dikeluarkan oleh kepala sekolah. SK yang digunakan adalah 2 tahun terakhir saat mengajar.
  • Peserta sudah lulus minimal jenjang pendidikan S1 atau D4.
  • Guru atau peserta memiliki umurnya adalah 58 tahun saat mengikuti program PPG
  • Peserta dalam keadaan sehat jasmani, rohani dan bebas Napza.
Sebelum mengikuti program ini, para peserta harus melalui tahap pretest dan post test. Jika lolos, maka peserta bisa mengikuti program tersebut akan mendapat undangan melalui SIM-PKB lho. Para peserta yang lolos mengikuti PPG dalam jabatan ini nggak perlu mengeluarkan biaya lagi. Pasalnya, semua biaya di dalam program ini akan dibebankan kepada pihak pemerintah. 

2. PPG Prajabatan

Program PPG Prajabatan dapat diikuti oleh orang yang ingin menjadi seorang guru, baik lulusan S1 atau D4 baik lulusan program di bidang pendidikan maupun non pendidikan. Ada dua jalur yang bisa Anda tempuh jika ingin mengikuti PPG Prajabatan lho. Dua jalur untuk mengikuti program PPG Prajabatan ini adalah subsidi dan swadana. Perbedaan di antara keduanya terletak pada biaya yang harus dikeluarkan para peserta program ini. Pada PPG Prajabatan subsidi, peserta akan mendapat bantuan biaya untuk program ini. Sementara itu, peserta PPG Prajabatan dengan jalur swadana harus membayar sekitar 7,5 juta – 9,5 juta per semester lho. Namun, biaya tersebut sudah pasti sesuai dengan kompetensi dan ilmu yang akan didapat. Nah, itulah hal-hal yang harus Anda ketahui tentang Pendidikan Profesi Guru (PPG). Apakah Anda tertarik untuk mengikuti program ini dan menjadi seorang guru yang kompeten? Semoga informasi tentang PPG ini bermanfaat untuk Anda, ya!
Blog Post Lainnya
Kontak
021-8195626
+6282122716076
+6281283864951
Jl. Matraman Raya No.189B, RT.7/RW.6, Bali Mester, Kecamatan Jatinegara, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13310
tokojadi@gmail.com
Pembayaran
-
-
Media Sosial
Online Sejak 2007